PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C)


*Trisna Alysianingrum - Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Budiharkhổng lồ Budiharto - Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sartika Nanda Lestari - Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
*

How to cite (IEEE): T. Alysianingrum, B. Budiharto lớn, and S. N. Lestari,"PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C),"Diponegoro Law Journal, vol. 8, no. 4, pp. 2823-2834,Oct. 2019. . ##plugins.citationFormats.ieee.retrieved##
How to cite (APA): Alysianingrum, T., Budiharlớn, B., & Lestari, S. N.(2019).PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C).

Bạn đang xem: Bank penasihat

Diponegoro Law Journal, 8(4), 2823-2834. Retrieved from https://infobandarpkr.com/index.php/dlr/article/view/27786
How lớn cite (BCREC): Alysianingrum, T., Budiharkhổng lồ, B., Lestari, S. N.(2019).PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C).Diponegoro Law Journal, 8 (4): 2823-2834 Retrieved from https://infobandarpkr.com/index.php/dlr/article/view/27786
How to cite (Chicago): Alysianingrum, Trisna, Budiharto lớn Budiharto, & Sartika N. Lestari."PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C)." Diponegoro Law Journal 8, no. 4 (2019): 2823-2834. ##plugins.citationFormats.chicago.accessed## June 10, 2021.https://infobandarpkr.com/index.php/dlr/article/view/27786
How khổng lồ cite (Vancouver): Alysianingrum T, Budiharto B, Lestari SN.PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C).Diponegoro Law Journal .2019 Oct;8(4):2823-2834.##plugins.citationFormats.vancouver.retrieved##: https://infobandarpkr.com/index.php/dlr/article/view/27786.
How khổng lồ cite (Harvard): Alysianingrum, T., Budiharkhổng lồ, B., & Lestari, S. N.,2019.PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C).

Xem thêm: Đường Găng Là Gì - Đường Găng Của Dự Án

Diponegoro Law Journal, Volume 8(4), pp. 2823-2834.##plugins.citationFormats.harvard.retrieved##: https://infobandarpkr.com/index.php/dlr/article/view/27786 <##plugins.citationFormats.harvard.accessed## 10 Jun. 2021>.
How khổng lồ cite (MLA8): Alysianingrum, Trismãng cầu, Budiharlớn Budiharlớn, and Sartika Nanda Lestari."PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C)." Diponegoro Law Journal, vol. 8, no. 4, 31 Oct. 2019,pp. 2823-2834 , https://infobandarpkr.com/index.php/dlr/article/view/27786. ##plugins.citationFormats.mla8.retrieved## 10 Jun. 2021.
articleDLJ27786, author = Trisna Alysianingrum và Budiharkhổng lồ Budiharlớn và Sartika Nanda Lestari, title = PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C), journal = Diponegoro Law Journal, volume = 8, number = 4, year = 2019, keyword = Perlindungan Hukum; Penipuan Dokumen; Letter of Cr, abstract = Dalam transakđắm đuối perdagangan internasional, Letter of Credit (L/C) merupakan janji membayar dari ngân hàng penerbit (issuing bank) kepada eksportir (beneficiary) yang pembayarannya akan diteruskan oleh ngân hàng penerus (advising bank) senilai L/C sepanjang dokumen-dokumen yang diajukan oleh eskportir memenuhi persyarachảy L/C. Advising bank yang memiliki peran melakukan penerusan pembayaran L/C kepadomain authority eksportir harus cermat dan teliti dalam memastikan apakah dokumen-dokumen yang diajukan eksportir merupakan dokumen yang sah atau tidak sah agar terhindar dari penipuan (fraud) dokumen. Kasus penipuan dokumen L/C pernah dialangươi PT.Bank BNI (Persero) Cabang Kebayoran Baru Jakarta Selatan yang melibatkan Edy Santososelaku Manager pelayanan Nasabah Luar Negeri Bank BNI Cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selarã dengan Maria Pauline Lumowa selaku pemilik samê mệt GRAMARINDO GROUP.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa regulasay mê terkait perlindungan hukum dan tindakan hukum yang dapat dilakukan advising bank apabila menerima dokumen palsu saat melakukan transaksay đắm L/C masih belum spesifik diatur dalam undang-undang. Namun, dalam melaksanakan perannya advising ngân hàng dapat mengacu pada pengaturan UCP 500, UCP 600, Pasal 1365 KUHPer, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, PBI No. 16/11/PBI/năm trước tentang Pengaturan dan Pengawasan Makroprudensial, Peraturan Bank Indonesia NOMOR : 5/11 /PBI/2003 Tentang Pembayaran Transakmê say Impor, serta Undang-Undang No 10 Tahun 1998 tentang Perbankan., pages = 2823--2834 url = https://infobandarpkr.com/index.php/dlr/article/view/27786
articleDLJ27786, author = Alysianingrum, T., Budiharto lớn, B., Lestari, S., title = PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ADVISING BANK YANG MENERIMA DOKUMEN PALSU DALAM TRANSAKSI MENGGUNAKAN LETTER OF CREDIT (L/C), journal = Diponegoro Law Journal, volume = 8, number = 4, year = 2019, url = https://infobandarpkr.com/index.php/dlr/article/view/27786
Citation Format: APA BCREC Chicago / Turabian Harvard IEEE MLA v8 Vancouver BibTex RefWorks Download Citation Endchú ý ProCite Reference Manager
*
*

Dalam transakđam mê perdagangan internasional, Letter of Credit (L/C) merupakan janji membayar dari bank penerbit (issuing bank) kepada eksportir (beneficiary) yang pembayarannya akan diteruskan oleh bank penerus (advising bank) senilai L/C sepanjang dokumen-dokumen yang diajukan oleh eskportir memenuhi persyaratan L/C. Advising bank yang memiliki peran melakukan penerusan pembayaran L/C kepadomain authority eksportir harus cermat dan teliti dalam memastikan apakah dokumen-dokumen yang diajukan eksportir merupakan dokumen yang sah atau tidak sah agar terhindar dari penipuan (fraud) dokumen. Kasus penipuan dokumen L/C pernah dialangươi PT.Bank BNI (Persero) Cabang Kebayoran Baru Jakarta Selachảy yang melibatkan Edy Santososelaku Manager pelayanan Nasabah Luar Negeri Bank BNI Cabang Kebayoran Baru, Jakarta Selatung dengan Maria Pauline Lumowa selaku pemilik samê say GRAMARINDO GROUP.. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa regulamê man terkait perlindungan hukum dan tindakan hukum yang dapat dilakukan advising ngân hàng apabila menerima dokumen palsu saat melakukan transakmê mệt L/C masih belum spesifik diatur dalam undang-undang. Namun, dalam melaksanakan perannya advising bank dapat mengacu pada pengaturan UCP 500, UCPhường 600, Pasal 1365 KUHPer, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, PBI No. 16/11/PBI/năm trước tentang Pengaturan dan Pengawasan Makroprudensial, Peraturan Bank Indonesia NOMOR : 5/11 /PBI/2003 Tentang Pembayaran Transaksay mê Impor, serta Undang-Undang No 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.